Hoax dan cara bersikap

Hoax menurut wikipedia merupakan usaha untuk menipu atau mengakali pembaca atau pendengarnya untuk mempercayai sesuatu, padahal sang pencipta berita palsu tersebut tahu bahwa berita tersebut adalah palsu. Salah satu contoh pemberitaan palsu yang paling umum adalah mengklaim sesuatu barang atau kejadian dengan suatu sebutan yang berbeda dengan barang atau kejadian sejatinya. Suatu pemberitaan palsu berbeda dengan misalnya pertunjukan sulap; dalam pemberitaan palsu, pendengar atau penonton tidak sadar sedang dibohongi, sedangkan pada suatu pertunjukan sulap, penonton justru mengharapkan supaya ditipu.

Di era global, manusia dan teknologi menjadi kesatuan yang tak terbantahkan. Kehadiran media sosial perlahan menggantikan kebiasaan interaksi fisik manusia. Media sosial menawarkan interaksi secara maya untuk sekedar bertukar pesan dan informasi secara mudah. Dalam hitungan detik, informasi dapat tersebar ke ribuan orang di dunia maya. Dibalik kemudahan bertukar informasi, justru dimanfaatkan oleh beberapa orang atau kelompok  untuk menyebarkan berita bohong.

Pada dasarnya berita bohong disebarkan dengan tujuan untuk mendapatkan banyak perhatian. Celakanya banyak peselancar dunia maya langsung membagi- bagikan informasi yang salah. Secara berantai membuat berita bohong menjadi konsumsi banyak orang dalam waktu singkat.

Dalam menyebarkan sebuah berita, sebaiknya utamakan budaya konfirmasi. Hal tersebut bertujuan untuk melihat seberapa kredibel berita yang kita baca. Berpedoman pada pasal 4 kode etik jurnalistik, wartawan indonesia  tidak membuat berita bohong, fitnah, sadis, dan cabul, merupakan kewajiban pokok setiap penulis berita.

Agustina selaku akademisi mengatakan,“Untuk menyikapi sebuah berita bohong lebih baik tidak ditelan mentah- mentah berita tersebut, apalagi langsung membagikan berita sebelum kebenarannya dipastikan.” Menurutnya, jika berita tersebut  dirasa penting sebaiknya dicari bukti kebenaran  dan data yang valid . Hal tersebut  bertujuan supaya kita terhindar dari orang yang memanfaatkan berita bohong. Agustina menambahkan, “kadang- kadang itu juga kejahatan terselubung atau mengenai persaingan bisnis, politik juga bisa, Kalau ada kaitannya dengan dunia pendidikan, ya mari dicari kebenarannya.”

Menanggapi kebijakan dewan pers untuk memberikan tanda berupa barcode per 9 februari 2017 kepada media nasional dan daerah menimbulkan beberapa permasalahan. Walaupun saat ini baru 74 media yang telah ter-verifikasi, aturan yang keluar karena maraknya media abal – abal dan berita hoax dapat menjadi bumerang bagi kebebasan berpendapat, berserikat, dan berekspresi serta menjamin terciptanya demokratisasi pers, khususnya bagi berbagai media komunitas dan media alternatif seperti pers mahasiswa.

Dewan pers nasional mengambil tindakan terhadap media yang  dapat dipercaya dengan memberi verifikasi. Namun hal ini juga menyebabkan kesenjangan antara media berbadan hukum dan yang tidak. Terlepas dari respon dewan pers nasional, tindakan untuk membendung berita bohong tetap butuh solusi yang lebih pasti. Sebab di era digital, semua orang bisa membuat berita serta membagikannya.

Pemerintah selain melalui dewan pers nasional, juga mengambil tindakan dengan merevisi UU ITE untuk menjerat pelaku penyebar berita bohong. Pelaku dapat terkena pasal 45A ayat 1 yang berbunyi, “setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan  yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik sebagaimana dimaksud dalam pasal 28 ayat 1 dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun atau denda paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)”.

 

Sebagai manusia yang berpendidikan sudah sewajarnya untuk pandai  dan adil dalam menyikapi sebuah berita. Dengan tidak asal men-justifikasi sebuah permasalahan yang ada di kehidupan bermasyarakat. Terkhusus berita di media, budaya konfirmasi sebuah data perlu dilestarikan. Mengingat kita hidup di negara hukum, segala tindakan memiliki konsekuensinya sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *